Rabu, 12 Oktober 2011

.~* Duhai Istriku *~.

.~* Duhai Istriku *~.

 

Kehadiranmu memancarkan seribu kesyukuran buat diriku
Pada diriku, tiada sesuatu yang istimewa untuk dipersembahkan buatmu

Karena aku…bukanlah yang terhebat
Karena aku…bukanlah yang terbaik
Karena pada diriku…banyak kekurangan
Namun dikau tetap saja menerima dan memilihku sebagai seorang suami…

Istriku…
Yang aku kejar hanyalah untuk meraih keridhaanmu, demi mencapai keridhaan Allah…
Istriku…
Ku tahu, dibalik kejernihan matamu, dibalik kebersihan wajahmu, dibalik senyum manismu
Tersembunyi seribu satu kisah suka dan duka
Kepayahan memperjuangan kebenaran agama
Terkadang dikau menderita menerima cemoohan dan celaan manusia
Sengsara menanggung musibah yang tak pernah reda
Itulah lumrah dakwah…jalannya tak ditabur dengan bunga
Namun dikau tetap bersabar demi meraih pahala
Ku doakan buatmu Syurga
Moga kita bertemu dan tetap saja bersama di sana
Duhai istriku yang tercinta…

Istriku…
Kuatkanlah hatimu, tabahkan jiwamu, bakar semangatmu
Ketahuilah aku sentiasa mendukungmu
Ingatlah janji Allah itu adalah benar dan sangat indah buat hambanya yang sabar
Insya Allah perjuanganmu takkan sia-sia duhai Istriku…
Semoga Allah menghadiahkan buatmu syurgaNya yang kekal selamanya
Andai dirimu menempuhi segalanya dengan sabar dan ridha
Andai dirimu ikhlas berjuang demi Allah Yang Maha Esa…

Istriku…
Apa yang kuharapkan..
Bukanlah mencari seorang istri yang cantik rupanya
Bukanlah mengharapkan istri yang cantik
Bukan ku menagih pinta diperhatikan
Bukan ku rela dipuja dengan cantik dan rupawan
Bukan semua itu semata-mata
Itu semua tak membawa makna
Seandainya tidak didahulukan dengan agama
Hidup kita juga mungkin tak beroleh bahagia…

Istriku…
Ku mengharapkan…
Dikau membantuku ke arah jalan keselamatan
Berpedomankan generasi pilihan dan terbaik sepanjang zaman
Kau menyadarkan aku akan cinta Rabbku
Kau mengajarku arti kesabaran
Kau hiasi diriku dengan pakaian cinta keimanan dan cinta ketaqwaan
Kau mendidik diriku akan cinta ketabahan

Istriku…
Semoga insan lain sedang nyenyak tidur di malam yang sepi
Dikau mengejutkan aku atau aku yang mengejutkanmu dari alunan mimpi
Di sepertiga malam terakhir kita berdua bangun bermunajat pada Ilahi
Memohon keampunan dari Allah yang saat itu turun ke langit bumi
Mari kita contoh teladan Nabi
Menjadi hamba yang sentiasa mensyukuri
Akan nikmat Allah yang melimpah luah tidak terperi
Segala ujian yang mendatang bersama kita arungi
Moga ketabahan, kesabaran, keridhaan, dan istiqomah sentiasa mengiringi

Istriku…
Janganlah dikau menangis
Karena tangismu turut mengundang duka di hatiku
Istriku…
Janganlah dikau bersedih
Sesungguhnya Allah sentiasa bersamamu
Duhai Istriku…
Ketahuilah, aku mencintaimu karena Allah…


Selamat menempuh jalan keberkahan
Duhai engkau belahan jiwaku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar